Sabtu, 20 Desember 2014

Contoh Karya Tulis Ilmiah Objek Wisata di Garut

Okee kali ini saya akan membagikan karya tulis ilmiah tentang objek wisata di garut yang saya tulis sendiri untuk memenuhi tugas bahasa indonesia buat yang engga ikut study tour ke jogja haha =D



KARYA TULIS ILMIAH

Objek Wisata di Kota Garut

Dibuat Guna Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Kelas IX Semester 1


Description: C:\Program Files\Microsoft Office\MEDIA\CAGCAT10\j0217698.wmf


Disusun oleh:
Dela Apriyanti
Kelas: IX-A




SMP NEGERI 1 TAROGONG KIDUL
TAHUN PELAJARAN 2014/2015



Kata Pengantar
                Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Esa, karena dengan pertolongan-Nya  penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah ini. Tak lupa salam serta sholawat tetap tercurahkan kepada Nabi besar kita Nabi Muhammad SAW. Meskipun banyak rintangan dan hambatan yang penulis hadapi dalam proses pengerjaannya, tapi pada akhirnya penulis berhasil menyelesaikannya dengan baik walau tidak dapat dipungkiri bahwa masih terdapat banyak kesalahan dalam karya tulis ini.
            Karya tulis ini disusun dalam rangka memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sehubungan dengan tersusunnya karya tulis ini, penulis mendapatkan banyak bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung telah membantu penulis dalam proses pengerjaan karya tulis ini.
            Penulis berharap bahwa karya tulis ini bisa bermanfaat, bagi penulis khususnya dan bagi pembaca umumnya. Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masih memiliki kekurangan dan kelemahan. Oleh karena itu, kritik dan saran para pembaca akan penulis terima dengan senang hati demi penyempurnaan karya tulis ini di masa yang akan datang.

Garut, 28 November 2014

                                                                                                                Penulis









DAFTAR ISI
Halaman Judul …………………………………………………………………………………  1
Kata Pengantar …………………………………………………………………...……………  2
Daftar Isi ……………………………………………………………………………………….. 3
Bab I : Pendahuluan
Latar belakang …………………………………………………………………………………. 4
Rumusan masalah ……………………………………………………………………………… 4
Tujuan ………………………………………………………………………………………….. 4
Metode …………………………………………………………………………………………. 4
Kegunaan penulisan ……………………………………………………………………………. 5
Sistematika penulisan ………………………………………………………………………….. 5
Bab II : Pembahasan
Pantai Taman Manalusu ………………………………………………………………………. 6
Curug Citiis …………………………………………………………………………………… 7
Curug Cihanyawar ……………………………………………………………………………. 8
Taman Satwa Cikembulan ……………………………………………………………………. 9
Bab III : Penutup
Kesimpulan …………………………………………………………………………………… 10
Saran ………………………………………………………………………………………….. 10
Daftar Pustaka ………………………………………………………………………………… 11





BAB I
Pendahuluan
·         Latar Belakang Masalah
Kabupaten Garut merupakan daerah yang memiliki ragam objek wisata yang sangat menarik. Namun pemerintah sebagai fasilitator rupanya belum terlalu memerhatikan hal ini. Keadaan tempat wisata di Kota Garut yang kurang terawat dan sulitnya akses menuju objek wisata menjadi salah satu penyebab menurunnya minat masyarakat domestic maupun internasional.
Bahkan masyarakat Kabupaten Garut sendiripun banyak yang belum mengetahui apa saja objek wisata yang ada didaerahnya sendiri dan lebih memilih untuk berkunjung ke Kota lain ketika melakukan rekreasi. Padahal sebetulnya, banyak sekali tempat menarik nan indah yang tentu akan memanjakan mata ketika melihatnya. Sebagai contoh, di wilayah Garut Selatan yang paling dikenal masyarakat mungkin hanya Pantai Santolo dan Pantai Sayang Heulang, padahal masih banyak pantai lain yang tak kalah indah seperti Pantai Rancabuaya; Pantai Gunung Geder dan Pantai Taman Manalusu.
Agar pengembangan pariwisata di Garut terus meningkat, tentu diperlukan perhatian pemerintah dan juga kesadaran dari masyarakat untuk turut merawat objek-objek wisata di Garut agar semakin terpelihara. Dengan demikian, daya tarik masyarakat untuk mengunjungi tempat wisata di Garut akan terus meningkat. Kita sebagai masyarakat juga tidak perlu jauh-jauh pergi ke luar Kota untuk menikmati objek wisata yang dinilai menarik.
·         Rumusan Masalah
Agar rumusan masalah ini lebih terarah, maka penulis membatasi masalah yang penulis bahas, masalah yang ingin penulis bahas yaitu seputar Objek Wisata di Garut saja.

·         Tujuan
Penulisan karya tulis ini tentu memiliki tujuan, diantaranya :
1)      Mengenal lebih lanjut tentang pariwisata di Kabupaten Garut.
2)      Membangkitkan minat masyarakat domestic dan mancanegara untuk berwisata ke Garut.
3)      Melatih diri dalam menyusun suatu masalah kedalam bentuk tulisan.
4)      Mempraktekan teori yang sudah didapat di sekolah.
5)      Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia.

·         Metode
Dalam menuliskan karya tulis ini, penulis telah mengumpulkan banyak informasi dari berbagai sumber seperti internet dan buku yang telah ditelaah dan dianalisis terlebih dahulu oleh penulis sebelum kemudian dituangkan dalam bentuk tulisan.

·         Kegunaan Penulisan
Diharapkan karya tulis ini dapat berguna bagi siswa-siswi yang belum mengetahui tentang apa saja objek wisata yang ada di Garut dan turut peduli terhadap kondisi objek wisata tersebut.
·         Sistematika Penulisan
Dalam penyajian karya tulis ini, penulis berusaha untuk memaparkan masalah yang penulis kemukakan dengan sejelas-jelasnya. Untuk itu penulis telah membagi karya tulis ini menjadi beberapa sistematika, antara lain :
-        Bab I Pendahuluan, menerangkan segala sesuatu yang berhubungan dengan karya tulis ini diantaranya mengenai latar belakang masalah, rumusan masalah, dan kegunaan penulisan.
-        Bab II Pembahasan, didalam bab ini berisikan tentang beberapa Objek Wisata di Garut beserta keterangannya.
-        Bab III Penutup, yang merupakan penutup dalam penyusunan karya tulis yang diantaranya memuat tentang hal-hal yang telah diuraikan di muka kemudian mengenai saran-saran dan daftar pustaka.















BAB II
Pembahasan Berbagai Objek Wisata di Garut

1.      Pantai Taman Manalusu



Sebuah tempat yang sunyi jauh dari hiruk pikuk kota dengan suasana alam yang indah, hamparan pasir laut, gugusan karang yang terjal di sepanjang pantai adalah daya tarik yang ditawarkan oleh obyek wisata Taman Laut Pantai Manalusu.

Obyek wisata ini terletak di sebelah selatan Kota Garut dengan jarak kurang lebih 96 km atau dapat ditempuh dengan waktu 4 jam perjalanan. Kegiatan yang bisa di lakukan oleh wisatawan diantaranya menikmati biota laut, berkemah dan menikmati hidangan makanan laut (Sea Food)

Untuk sampai ke pantai ini melewati jalur kota pameungpeuk-cikelet, jalannya lumayan jauh. Tapi pemandangannya luar biasa. Sungguh indah dengan semeliwir angin laut yang berhembus kencang. Namun untuk mengunjungi tempat ini, kita harus membawa kendaraan pribadi seperti mobil/motor karena belum ada kendaraan umum yang menuju tempat ini.

Pantai manalusu cukup bersih dengan pasir putih yg membentang ke barat. Suasana disini sangat sepi, belum ada banyak orang mengunjungi tempat ini. Hanya ada beberapa pengunjung yang bermain di pinggir pantai. Di bibir pantai banyak bersandar perahu nelayan. Untuk masuk ke pantai ini tidak perlu mengeluarkan biaya, karena memang gratis. Kondisi pantai ini tidak terawat, bahkan terabaikan oleh pemkab Garut. Ada sisa-sisa dari pembangunan oleh pemkab garut yg sekarang terbengkalai. Padahal pantai ini berpotensi besar untuk menjadi primadona destinasi wisata pantai selatan Garut.







2.      Curug Citiis



Curug Citiis terletak di Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong dengan luas   30 m2 dan berada pada ketinggian 1000 m di atas permukaan laut. Konfigurasi umum lahan pada umumnya berbukit-bukit dengan tingkat kemiringan yang agak curam, dan stabilitas tanah yang sedang. Penyinaran matahari rata-rata di kawasan ini dapat dibilang sedang karena masih terdapat banyak pohon yang rindang. Pada musim kemarau debit air Curug Citiis berkurang. Kualitas lingkungan cukup baik dengan tingkat sanitasi yang baik dan bentang alam yang cukup indah. Pencemaran udara hampir tidak ada, namun terdapat pencemaran air dan sampah-sampah yang ditinggalkan para pengunjung dan penambang pasir yang bekerja di kawasan tersebut. Vandalisme umumnya terjadi di daerah yang berbatu dan juga lokasi curug Citiis.

Sumber air curug berasal dari Gunung Guntur yang mempunyai dua buah mata air, yaitu mata air panas yang mengalir ke daerah Cipanas, dan mata air dingin yang mengalir ke aliran curug Citiis. Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain hiking, tracking, menikmati pemandangan, camping dan fotografi. Konon curug ini merupakan tempat bertemunya para raja dari seluruh pulau Jawa. Nama Curug Citiis ini sendiri berasal dari kata cities yang berarti air dingin karena menurut penduduk sekitar suhu air dari air terjun ini paling dingin sewilayah Garut. 

Di kawasan ini terdapat tiga buah shelter dalam kondisi cukup baik namun terdapat sedikit vandalisme di shelter, sebuah kios dalam kondisi yang cukup dan hanya buka pada hari Minggu. Objek wisata ini belum memiliki fasilitas akomodasi atau tempat ibadah. Fasilitas-fasilitas tersebut dapat dijumpai di kawasan Cipanas yang berjarak +7 km dengan menempuh waktu 2 jam, sedangkan fasilitas rumah makan hanya terdapat di kecamatan Tarogong.

Jalan akses menuju ke Curug Citiis memiliki lebar sekitar 4 m dan panjang sekitar 2 km, dan jalan setapak dengan lebar 1 m dan panjang 4 km.



3.      Curug Cihanyawar



Curug Cihanyawar ini terletak di Desa Sukamumi Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut dan berada pada ketinggian 1.000 m dpl. Daya tarik utamanya adalah air terjun dengan ketinggian 16 m. Sumber air Curug Cihanyawar berasal dan aliran air Gunung Cipadaruun yang berasal dari mata air Cikuray.  Curug Cihanyawar berada dibawah pengelolaan PTP Nusantara VIII dan warga Desa Sukamurni. Walaupun lokasinya berada di perbatasan antara tanah milik PTP Nusantara VIII dan tanah milik masyarakat Desa Sukamurni, tetapi secara legal formal kepemilikannya berada pada tangan PTP Nusantara VIII Perkebunan Dayeuh Manggung, dan termasuk ke dalam blok perkebunan Cipang dengan luas keseluruhan 12,57 ha. Kondisi fisik secara umum berbukit-bukit dengan kemiringan lahan yang curam. lahan sekitar curug ini merupakan daerah pertanian dan perkebunan palawija masyarakat setempat. Aktivitas wisata yang dapat dilakukan di air terjun Cihanyawar antara lain tracking, rekreasi/piknik, menikmati pemandangan dan fotografi.

Di Curug Cihanyawar belum banyak dikembangkan fasilitas pendukung kegiatan wisata, adapun fasilitas pendukung yang tersedia berupa 5 buah shelter yang terletak 50 m dari air terjun dan tempat ibadah berupa musholla dan masjid yang terletak di pemukiman penduduk. Di sekitar objek wisata ini belum tersedia fasilitas akomodasi dan makan minum, namun pengunjung dapat tinggal di Hotel Ngamplang yang terletak di Jalan Raya Tasikmalaya dengan jarak 2,5 km dari pusat Kecamatan Cilawu. Fasilitas rumah makan terdekat dari lokasi objek ini adalah Rumah Makan Megawati yang terletak di Jalan Raya Cigarangsang No. 42, Kecamatan Cilawu.





4.      Taman Satwa Cikembulan


Kebun Binatang ini dinamai Kebun Binatang Cikembulan, karena area kebun binatang ini berada di Desa Cikembulan, Kecamatan Kadungora, Kab. Garut. Dan Lokasi untuk menuju area kebun binatang cikembulan cukup mudah karena sering dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Sedangkan dari jalan raya Bandung-Garut sekitar kurang lebih 2,5 Km. Transportasi umum juga tidak begitu sulit, karena digerbang menuju area wisata kebun binatang banyak sekali transportasi yang bisa digunakan yaitu jasa ojek dan delman yang siap mengantar anda menuju area Cikembulan. Kebun Binatang Cikembulan menyediakan berbagai wahana untuk anak-anak dan dewasa, seperti naik kuda, bebek air, ATV Road dan mobil kecil untuk anak-anak, selain untuk mengenali berbagai jenis binatang, anak-anakpun bisa bermain diwahana kebun binatang cikembulan.
Tiket masuk ke kebun binatang Cikembulan cukup murah meriah, dengan harga tiket yang terjangkau, kita bisa menikmati taman wisata satwa yang ada di kebun binatang cikembulan.  Taman wisata satwa Cikembulan suasananya sangat indah, sejuk dan segar.
Taman satwa Cikembulan, memiliki berbagai macam satwa, salah satu yang menjadi Favorit wisatawan yaitu: Macan Tutul Jantan, saat ini Kebun Binatang Cikembulan memiliki sekitar kurang lebih 214 Spesies, termasuk Harimau Sumatera. Selain Kebun Binatang Cikembulan juga menyediakan pemancingan bagi pengunjung yang suka memancing. Taman Satwa Cikembulan merupakan salah satu alternatif lain apabila Anda merencanakan berlibur ke Garut. Terletak sekitar 16 km dari pusat kota, atau 10 km sebelah Utara Tarogong, arah jalan menuju Bandung, tepatnya berlokasi di Kampung Jati Desa Cikembulan Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut.



BAB III
Penutup

A.     KESIMPULAN
Setelah menyusun karya tulis ini, penulis menyimpulkan :
1.      Kabupaten Garut merupakan wilayah yang kaya akan keindahan alamnya.
2.      Wilayah Garut Selatan memiliki banyak pantai yang menakjubkan.
3.      Masih banyak Objek Wisata di Garut yang belum diketahui banyak orang.
4.      Pemerintah Daerah kurang memperhatikan sektor pariwisata di Garut.

B.     SARAN
Setelah memperhatikan isi karya tulis, penulis menyarankan :
1.      Hendaknya Pemkab Garut lebih memperhatikan pariwisata di Kabupaten Garut agar tidak ada lagi tempat wisata berpotensi tinggi yang tidak tersentuh tangan Pemerintah seperti Pantai Taman Manalusu.
2.      Mempromosikan objek wisata yang ada di Garut kepada masyarakat luas.
3.      Pemerintah dan masyarakat hendaknya menjaga keamanan di Kota Garut agar wisatawan yang berkunjung dapat merasa tenang.














Daftar Pustaka
http://www.google.com/

2 komentar: