kebetulan gue ga tau mau ngepost apa, jadi hanya meng-copy dari document yang udah gue buat sebelumnya buat tugas HAHAHA.. anda kelas 8? ditugaskan membuat kutipan novel? ini contohnya. check it out!
Spring
Penulis : Almino Situmorang
Ringkasan
isi Novel
Vomi
sekarat. Dia nyaris tak tertolong. Apakah kehadiran seseorang yang lain bisa
menolongnya, seperti Keenan atau Tonny? Ataukah ada jalan keluar yang lain yang
tak terduga?
Dimasa remajanya dulu, Vomi terpaksa harus pindah ke kota kecil di Tapanuli Utara,
Sipoholon untuk mengikuti orangtuanya. Awalnya, dia merasa tidak nyaman tinggal
dikota terpencil yang berbanding terbalik dengan kota asalnya, kota metropolitan Jakarta. Sampai ia bertemu
dengan seorang senior yang ternyata juga pindahan dari Jakarta, Keenan. Keenan
selalu meyakinkan Vomi bahwa tinggal di Sipoholon tidaklah seburuk apa yang dia
pikirkan, banyak hal menyenangkan yang bisa dilakukan disana.
Dihari pertama Vomi masuk
sekolah, ia selalu menjadi pusat perhatian bagi murid-murid laki-laki, tidak
terkecuali 2 sahabat Keenan dan Tomos. Semuanya karena penampilan Vomi yang
menarik dan senyumannya yang penuh pesona. Keenan bahkan sengaja tidak mau
lulus EBTANAS agar bisa tetap melihat Vomi. Alhasil, dia pun tetap tinggal
dikelas IX-A, kelas Vomi yang baru. Keenan dan Vomi duduk sebangku, ini
memudahkan Keenan untuk mendekati Vomi. Sejak saat itu, mereka mulai dekat.
Keenan selalu meminta belajar bersama dengan Vomi yang memang adalah peraih
juara umum pertama.
Selain Keenan, Musa dan Tonny
adalah teman sekelas Vomi. Musa selalu baik dan menunjukan sikap tertariknya
pada Vomi, sedangkan Tonny adalah musuh dingin yang selalu bertengkar dan
menunjukan sikap antipatinya pada Vomi. Walau begitu, ternyata Tonny hanya
ingin menarik perhatian Vomi. Berbeda dengan Tonny, Keenan dan Musa makin giat
mendekati Vomi, walau pada akhirnya, ternyata tak seorangpun berhasil memikat
Vomi, keduanya hanyalah sahabat baik bagi Vomi.
Setelah lulus SMA di Sipoholon,
Vomi kembali pindah ke Jakarta. Terputuslah komunikasi dengan teman-temannya di
Sipoholon. Hingga 10 tahun kemudian, nyatanya perasaan Keenan untuk Vomi tak
pernah padam, lalu saat iseng dia membuka jejaring social facebooknya, ia menemukan
Vomi di daftar permintaan teman. Dari situ, akhirnya mereka dapat bertemu
kembali. Saat itu, Vomi yang sedang
dalam keadaan kalut merasa bahagia dapat bertemu dengan sahabat lamanya yang
selalu ada untuk Vomi, tanpa dibumbui rasa asmara. Iya, Vomi tak pernah tau
perasaan Keenan untuknya, Keenanpun tak pernah berani menyatakannya.
Vomi bercerita, bahwa ia sedang
dilema, Vomi sedang terkepung 3 cinta. Vomi mencintai 3 lelaki dengan kadar
cinta yang sama. Dia bingung harus memilih siapa. Pertama, Vomi mencintai
seorang teman kuliahnya, Daniel, namun Daniel harus pergi ke New york untuk
melanjutkan beasiswa program pascasarjananya disana. Vomi sakit hati bukan main
ditinggal sendiri, hingga Gerald datang dan mengobati luka hati itu. Gerald
sangat dekat dengan keluarga Vomi, sampai-sampai Ayah Vomi sempat menitipkan
Vomi pada Gerald sebelum meninggal.
Akhirnya Vomi menerima lamaran
Gerald, namun tak lama, seseorang dari masa lalunya datang. Sang cinta pertama
bagi Vomi, Tunggul. Kakak dari Tomos, sahabat lama Keenan. Tunggul mengajak
Vomi untuk jalan-jalan di Sipoholon, meski Tunggul tau bahwa Vomi sudah
menerima lamaran Gerald. Awalnya Vomi tidak mau, hingga Vomi menceritakannya
pada Gerald. Anehnya Gerald malah mengijinkan Vomi menemui Tunggul. Bagi Tunggul,
ini adalah kesempatan untuk mencuri hati Vomi!
2 minggu waktu mereka di
Sipoholon, rupanya Tunggul berhasil mencuri hati Vomi. Bagi Vomi, pesona
Tunggul tak pernah hilang. Sama seperti pesona Vomi bagi Keenan. Hanya dalam
waktu 2 minggu, Tunggul membuat Vomi menyesal telah menerima lamaran Gerald.
Tak membuang-buang waktu, Tunggulpun melamar Vomi. Tentu Vomi tak langsung
menerima lamaran Tunggul.
Setelah pulang dan bertemu Gerald
di Jakarta, Vomi segera menceritakan apa yang telah terjadi pada Gerald, dengan
airmata tak henti menetes. Namun dengan tulusnya, Gerald hanya tersenyum dan
meminta Vomi untuk mengikuti kata hatinya. Vomi terharu, airmatanya malah
semakin menjadi. Akhirnya Vomi memilih untuk menerima lamaran dari cinta
pertamanya, Tunggul.
Hanya beberapa hari setelah itu,
Vomi menerima sebuah panggilan telepon, ternyata itu dari Daniel! Orang yang
Vomi pikir adalah cinta sejatinya. Mereka berduapun bertemu, mereka berbincang,
tak lama, Daniel melamar Vomi. Vomi tak sanggup menjawab, Vomi hanya menangis,
Vomi hanya bisa menangis. Daniel bingung, namun Vomi tetap menangis, seakan tak
peduli pada tiap kata Tanya Daniel. Akhirnya, Vomi lebih memilih untuk tak
menjawab lamaran Daniel.
Seperti Vomi, Keenan sama
bingungnya, dia tak mampu memberi jalan keluar untuk masalah yang Vomi hadapi.
Ternyata masih sama, dulu atau sekarang, Vomi selalu diperebutkan. Kadang sesak
terasa dihati Keenan, menyadari bahwa dia memang tak pernah berarti bagi Vomi,
namun baginya, cinta itu tak perlu memiliki, cukup dengan melihat Vomi bahagia.
Keenan hanya bisa memberi saran “Jangan pilih Tunggul”, baginya, Tunggul adalah
seseorang yang memang senang tebar pesona pada setiap gadis cantik. Jika boleh
merekomendasikan, menurutnya Tomos lebih baik dari Tunggul.
Vomi frustasi, dia bingung harus
bagaimana. Keenan akhirnya mempunyai ide untuk mempertemukan Vomi dengan geng
CF, teman-teman terdekat Vomi saat SMA di Sipoholon dulu. Ternyata ide itu
cukup membantu, Vomi bisa kembali tertawa. Menurut Mino, salah satu anggota
dari geng CF, Vomi tak perlu terasa terdesak, toh tak ada yang mendesaknya.
Bila Vomi tak bisa memilih satu diantara 3 pria itu, jangan pilih satupun,
cobalah berpaling pada yang lain.
Rupanya Vomi mengikuti saran dari
Mino, Tunggul adalah pria pertama yang Vomi temui. Awal pertemuan mereka,
Tunggul bercerita banyak tentang rencana pernikahan mereka, semuanya hening
tiba-tiba setelah Vomi mengutarakan bahwa dirinya tak bisa menikah dengan
Tunggul. Berbeda dengan Gerald yang selalu tenang. Tunggul terlihat emosi. Ia hanya
membalas “Mungkin kau sendiri yang tak mau hatimu disakiti.” Lalu pergi
meninggalkankan Vomi.
Setelah itu, Vomi selalu terpikir
akan perkataan Tunggul, ia merasa bersalah. Disaat yang sama, Keenan sang anak
konglomerat rendah hati itu juga merasa kalut, kali ini bukan karena Vomi. Tapi
karena Ilona, gadis yang Ayah Keenan jodohkan dengannya. Keenan tak menyangka
bahwa Ilona ternyata mau dijodohkan dengan dirinya. Selama ini Keenan
tenang-tenang saja karena berpikir bahwa Ilona tak suka padanya, perjodohan itu
tak akan berhasil.
Tak lama, Mino menghubungi Keenan
dan memberitahu padanya bahwa Vomi ada dirumah sakit. Ternyata Vomi pingsan dan
masuk UGD karena dehidrasi, Vomi tak makan juga minum selama 3 hari. Mungkin
karena selalu terbayang-bayang akan perkataan Tunggul, Vomi benar-benar merasa
bersalah. Mino sang pemberi saran juga merasa bersalah, ia berpikir bahwa itu
semua karenanya, karena saran yang diberikannya tempo hari.
Kemudian, Duma, salah satu
anggota geng CF memberi rekomendasi Dokter untuk Vomi. Disaat yang sama, Mino
terpikir pada misi rahasia “mencari gebetan”nya dulu dengan Vomi. Ternyata Vomi
memiliki seseorang yang istimewa meski perasaannya terus terpendam, ia berharap
Vomi dapat berpaling pada orang tersebut. Tapi, siapa orang itu? dan ternyata
juga dokter yang direkomendasikan Duma itu mengenal Vomi. Dokter itu adalah Ibu
dari teman Vomi. Siapa teman Vomi itu?
Dan jawaban yang sama untuk kedua
pertanyaan tersebut adalah :
TONNY !
Keenan : “Astaga.. betapa sempit dunia ini!”